Maros-Sulsel.www.reaksipress.com.
Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Maros menggelar apel 1000
relawan siaga bencana dan sekolah sungai, Rabu (22/11/2017) di Lapangan
Pallantikang Turikale Maros, untuk mengantisipasi bencana banjir.
Banjir besar yang terjadi lima tahun sekali di Kabupaten Maros, diperkirakan
akan kembali melanda Maros setelah sebelumnya pada tahun 2013 banjir besar
nyaris melumpuhkan aktifitas warga maros.
Bupati Maros HM Hatta Rahman dalam sambutannya, menyatakan Maros
merupakan salah satu wilayah di Sulawesi Selatan yang sangat rentan dengan
bencana alam seperti angin puting beliung, longsor dan banjir.
Untuk itu ia meminta semua unsur yang ada di Organisasi Perangkat
Daerah (OPD) harus senantiasa siap diterjunkan dalam setiap penanganan bencana
alam. Selain kekuatan personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Maros.
“Bukan hanya personil BPBD saja yang kita siagakan, tapi semua
perangkat yang ada di OPD mesti siap diterjunkan jika terjadi darurat bencana
pada musim hujan ini,” sebutnya.
Kepala BPBD Maros, Frans Johan kepada www.reaksipress.com menjelaskan,
pelibatan seribu relawan tanggap bencana dari 14 kecamatan agar setiap
penanganan bencana yang terjadi bisa segera ditanggulangi dengan cepat dan
tepat.
“Mereka telah diberikan pelatihan khusus dalam penanganan bencana
alam. Kita mau warga ikut terlibat secara aktif dalam setiap penanganan
bencana,” katanya.
Selain mengantisipasi bencana alam, para relawan ini juga akan
memberikan pendidikan atau edukasi kepada masyarakat yang rawan dengan bencana
agar senantiasa menjaga lingkungannya.
Reporter : Ansar. M
Editor : A.maradja


