| Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Maros, Frans Johan ketika meninjau Pasar Tradisional Modern Butta Salewangan Maros pada Ahad (15/04) |
Maros.Sulsel-
reaksipress.com -Batas waktu penutupan aktifitas Pasar Sentral Maros dan pengeporasian
pasar Tradisional Modern (Tramo) Butta salewangan Maros pada Ahad (15/04) sesuai surat edaran Bupati Maros
beberapa waktu lalu tidak mendapat respon positif dari sebagian besar pedagang.
Menyikapi
hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Kopumdag) Kabupaten
Maros, Frans Johan mengatakan tidak akan memaksakan kepada para pedagang.
“Kami tidak
akan memaksa pedagang. Yang mau pindah ke sini silahkan tapi kalau masih ada
yang mau berjualan di Pasar Sentral juga silahkan.” katanya.
Berkaitan dengan
keengganan beberapa pedagang untuk direlokasi dengan alasan karena belum
tersedianya listrik dan air, Kadis Kopumdag berjanji, mulai hari Senin (16/04)
besok pihak PLN akan segera bekerja untuk memasang aliran listrik.
“Kita sudah
berkoordinasi dengan PLN. Senin besok pihak PLN sudah menarik kabel, jadi
mudah-mudahan dalam waktu seminggu listrik dan air sudah tersedia.”janjinya.
(AM)
Editor : A. Maradja

