Pasangkayu.Sulbar- reaksipress.com -Memperingati Hari Ulang Tahunnya (HUT) yang
ke 7 dan Hari Pers Nasional (HPN) ke 70, Forum Wartawan Mamuju Utara (FORMAT)
melaksanakan dialog bertema, "FORMAT menjadi Pioner dalam mengantisipasi
Hoax dan ujaran Kebencian di Pasangkayu". di Hotel Mutiara Kota
Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (08/02-2018).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh
Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasangkayu Drs H M Natsir,MM, Kabag Sunda
Polres Matra, Ketua Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kab Pasangkayu
Syamsuddin HB,SH, Kepala Dinas (Kadis) Pendapatan Daerah (Dispenda), Perwakilan
Pengadilan Negeri Pasangkayu, Perwakilan Kesbangpol Pasangkayu, Sekertaris
Dinas Perikanan dan Kelautan Pasangkayu, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan,
perwakilan Dinas Perizinan Pasangkayu, perwakilan Kominfopers Pasangkayu, Kabag
Humas Pasangkayu, Kepala RSUD Pasangkayu, perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub)
Pasangkayu, Kapolsek Pasangkayu, perwakilan Dinas Perumahan Pasangkayu dan perwakilan
dari PT Astra Agro Lestari (AAL) Area Celebes 1 (C1).
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana
Indra Anwar mengatakan bahwa dirinya sangat berterimakasih kepada semua pihak
yang telah membantu dalam menyukseskan kegiatan ini. Selain itu, dirinya juga
berterimakasih kepada seluruh rekan-rekan panitia yang telah bekerja maksimal
dan tanpa pamrih demi menyukseskan jalannya kegiatan Dialog Pers saat ini.
"Meski dengan keadaan yang serba terbatas
dan sangat kekurangan, namun saya sangat bersyukur dengan antusias rekan-rekan
panitia yang tetap solid bekerja demi suksesnya kegiatan ini. Dan terimakasih
pula kepada para Donatur yang telah membantu kami", terangnya.
Sementara itu, Ketua FORMAT Joni Banne Tonapa
dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan Hari pers ini sesungguhnya juga
dilaksanakan secara nasional dan dipusatkan di Sumatra Barat, namun demi turut
memeriahkan HPN, Organisasi FORMAT di kabupaten Pasangkayu melaksanakan dialog
kusus untuk menangkal informasi hoax yang akhir – akhir ini marak terjadi di
media social.
"Kita tahu, saat ini dunia digital telah
meningkat dengan pesat. Sehingga, dalam memperoleh informasi sangat mudah.
Namun, dalam menerima semua informasi, kita harus menelaah lebih teliti, mana
yang benar dan mana yang hoax serta mari kita bersama-sama menghindari juga
suatu pemberitaan atau informasi yang mengandung unsur ujaran kebencian",
ungkapnya.
Selain itu Joni menambahkan, sebagai wadah
organisasi pers lokal yang lahir di ujung utara Sulawesi barat, dirinya
menyadari masih banyak hal – hal yang belum dilakukan. Sehingga pada HPN ini,
telah dijadikan sebagai momentum bersejarah dalam dunia jurnalis, agar bisa
menjadi renungan buat rekan-rekan pers
yang ada di FORMAT untuk semakin solid memberikan informasi yang akurat dan
terpercaya.
Usai sambutan Ketua FORMAT, dilanjutkan
dengan sambutan Sekda Pasangkayu HM Natsir sekaligus membuka secara simbolis
kegiatan Dialog Hari Pers. Sekda sangat mengapresiasi apa yangbtelah diperbuat
OLEHBFORMAT saat ini. Karena menurutnya, peran serta insan Pers dalam
mengantisipasi Hoax dan ujaran kebencian sangatlah dibutuhkan.
"Sebelumnya saya menyampaikan permohonan
maaf Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Pasangkayu yang tidak sempat hadir
dikarenakan suatu hal. Namun, sebagai Pemerintah saya sangat berterimakasih
dengan FORMAT yangbtelah membantu kami melalui kegiatan ini untuk memberi
pemahaman dalam mengantisipasi informasi/pemberitaan Hoax dan ujaran yang
mengandung kebencian", ujar HM Natsir.
Selain itu, Natsir juga mengatakan bahwa
kehadiran pers dituntut agar bagaimana tetap dapat selalu berimbang dan Netral
dalam menyikapi segala sesuatu. Karena menurutnya, insan pers adalah salah satu
pilar yang sangat berpengaruh di Dunia. Sehingga dalam menghadapi dan
menyukseskan segala aspek yang ada, keterlibatan insan Pers sangatlah
dibutuhkan.
"Dalam memperkenalkan Daerah kita dan
mensosialisasikan program pembangunan, kita membutuhkan insan Pers. Dan saya
meminta kepada para OPD yang sangat berkaitan dengan kinerja Insan Pers, agar
jangan bekerja sendiri. Namun perlu melibatkan insan Pers yang ada",
tutupnya.
Usai dibuka secara simbolis oleh Sekda Pasangkayu,
kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan Cinderamata dari
FORMAT kepada Pemda Pasangkayu dan DPRS Pasangkayu. Setelahnya itu, memasuki
kegiatan inti yaitu dialog Pers yang dipimpin langsung oleh Indra
Anwar,S.Pd,M.Pd dan dua (2) pemateri yaitu Pembina FORMAT sekaligus Wartawan
Senior di Kabupaten Pasangkayu Suamin Rahim dan sari Kominfopers Pasangkayu. (Ind)
Editor : A. Maradja


