Maros-Sulsel.www.reaksipress.com. Menindak lanjuti
hasil Rapat Koordinasi Wilayah beberapa waktu lalu, Lembaga Pemenangan Pemilu
(LPP) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten
Maros mulai mempersiapakan diri mengahadapi gelaran Pemilu 2019 mendatang,
dengan menggelar rapat konsolidasi, Ahad (19/11/2017) di Warkop Platinum, Desa
Bonto Bunga, Kecamatan Moncong Loe, Kabupaten Maros,.
Johansyah
Haruna Ketua LPP PKB Maros, kepada www.reaksipress.com
mengatakan sesuai hasil rapat konsolidasi wilayah sulawesi selatan, maka LPP
DPC PKB Maros dalam waktu dekat juga akan menggelar Rapat Koordinasi Cabang
untuk merncang langkah stategis pemenangan pemilu.
“sengaja
kami laksanakan lebih cepat agar supaya kita punya banyak waktu untuk
mempersiapakan diri menghadapi pertarungan di PEMILU 2019 mendatang.” Jelasnya.
Selain
memantapkan langkah strategis, LPP DPC PKB Maros juga mulai membuka secara
resmi pendaftaran Bacaleg untuk Pemilu 2019 mendatang.
Pada
kata sambutannya dirapat konsolidasi, Abrar Rahman, selaku ketua panitia
Kompercab menjelaskan “lewat online kita
sudah buka, sekarang secara manual dibuka secara resmi. Yang mau mendaftar bisa
langsung ke kantor DPC PKB.”
Pada
Kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan
Bangsa (PKB) Kabupaten Maros, H. Havid, S. Pasha, SH meminta kepada seluruh
pengurus dan kader untuk terus bekerja dengan maksimal untuk mendapatkan hasil
sesuai keinginan.
“Kita
target minimal 6 kursi tapi 11 kursi adalah target utama kita di PKB, karena
keinginan untuk bisa mencalonkan kader di Pilkada 2020 tergantung perolehan
kurisi kita di DPRD.” Katanya di depan pengurus DPC dan DPAC serta LPP yang
hadir dalam rapat konsolidasi.
Ia juga
menambahkan bahwa target 11 kursi bukanlah impian belaka, jika segenap
pengurus, organisasi sayap partai dan lpp bersatu padu, bekerja sebagai tim
work tanpa saling menjatuhkan.
“kita adalah keluarga, apapun
yang terjadi didalam kepengurusan kita harus kita perbaiki tanpa harus
diketahui orang luar.” Tutupnya.
Reporter
: Ansar Moenang
Editor : A.Maradja


