ReaksiPress.Pangkep. Keaneka
ragaman kuliner di Sulawesi Selatan tidak diragukan lagi, karena begitu banyak
ragam bahkan ada yang menjadi prasyarat sebuah kegiatan budaya.
Kabupaten Pangkajene
Kepulauan adalah satu kabupaten yang menyimpan keaneka ragaman kuliner budaya
tersebut.
“Peja-peja” adalah
salah satunya, dibuat dari daging ikan , kelapa dan beberapa bumbu lokal serta
putih telur, makanan khas ini hanya bisa dijumpai pada saat acara pernikahan di
Kecamatan Marrang Kabupaten Pangkep.
Bentuknya khas, ada bulat panjang dan bulatan kecil yang
merupakan penyimbolan laki-laki dan ada yang berbentuk segi tiga dan berbentuk
gunung kecil sebagai penyimbolan
perempuan.
‘semua ada maksudnya nak, dan ini sudah adami sejak nenek-nenek kami.” Terang Dg. Hamisa (65 th). penuh semangat.
Pembuatan "Peja-peja" dilakukan secara bersama-sama dan harus berjumlah masing-masing enam biji sebagai perlambang genap, yang berarti
ketika laki-laki dan perempuan disatukan dalam sebuah ikatan pernikahan maka
genaplah mereka sebagai manusia.(AM)


