Komunitas Badik Celebes usai gelar sekitar 400 benda pusaka peninggalan raja dan bangsawan Bugis Makassar pada pameran di Pangkep tahun lalu, hari ini sepenuh makna gelar Musyawarah Besar LBC Pusat di Malino, dengan tema "Tetap Menjunjung Sifat Sipakatau, Sipakainga, Sipakalabbiri Dan Sipaccei. Komunitas yang beranggota mencapai lebih dari 2.000 anggota ini dari tahun ke tahun semakin berkembang. Anggota yang tergabung di dalamnya pun semakin banyak. Bahkan, jenis senjata tradisional yang dimiliki para anggota pun bervariatif.
Dalam MUBES tersebut, mesahihkan Djadjang Andi Abbas sebagai Ketua Umum LBC, yang terpilih kembali dengan cara aklamasi, beliau menegaskan bahwa "Benda budaya sudah sepatutnya dijaga agar tak hilang ditelan zaman dan Komunitas ini tak sekadar menjadi wadah bagi para penghobi pecinta senjata tradisi. Tapi, menjadi komunitas penggerak pelestarian khususnya senjata tradisi atau Badik Sulawesi Selatan" tuturnya..
Keberadaan LBC ini ternyata juga membuat para pengusaha tempa besi atau pengrajin senjata tradisional hingga para pengrajin sarung serta gagang senjata kebanjiran order, akibat banyaknya anggota, serta masyarakat yang tertarik dengan senjata tradisi, mereka merampungkannya dalam sosialisasi, agar masyrakat mengerti serta paham dengan keberadaan serta hal-hal yang bersangkutan dengan senjata tradisi, komunitas ini pun kerap melalukan sosialisasi kepada masyrakat, tentang pentingnya pelestarian benda-benda pusaka. Salah satunya, melalui pameran serta acara-acara tradisi lainnya.
Temu penuh ikhtisar dan makna MUBES tersebut, tampak dalam rombongan Haris Mahmud. S.pd.,Mpd (Ketua Umum LBC Maros) S.Silmi Assaggaf (Sekretaris LBC Maros) , S.M.Danial.Assaggaf (Pembina LBC Maros), Syamsir Paremma, Albar, Aco, Sultan Dg Radja, Sapril, M.Ilyas, dan Ikram, sedang berlangsung di Malino.
Ditemui reporter Pembina LBC Maros S.M.Danial.Assaggaf, mengungkapkan " terkait benda pusaka ini, yang kita jaga adalah karya tempaan-tempaan masa lalu yang memiliki nilai seni dan budaya yang tinggi, sebab perihal tersebut merupakan perwakilan jati diri kita, karakter kita ..". Demikianlah selain menjadi wadah berkumpul serta bertemunya para pecinta senjata tradisi Badik Pusaka Selebes, mereka juga kerap menggelar tradisi-tradisi yang bersangkutan perihal budaya yang digelar sekali dalam setahun.__
Media Reaksi Press _ Tulis : Kaimuddin Mbck



