Maros.Sulsel-
reaksipress.com -Latoa Film Production Maros, kembali
merilis film pendek bergenre drama komedi pada akhir bulan ini dengan
mengangkat latar persoalan pemuda Bugis-Makassar dalam memasuki jenjang
pernikahan.
Direktur Latoa
Film Production, Olank Sukardi dalam keterangannya, menjelaskan bahwa film berjudul ‘Uang
Naik versus uang Turun’ akan di buat dalam beberapa sesi dan disetiap sesi akan
ada “keunikan” yang ditampilkan.
“Film ini
bercerita tentang empat pemuda yang dihadapkan pada satu persoalan yang sama yakni didesak
oleh orang tua untuk segera menikah namun mereka menolak dengan alasan berbeda.”tuturnya.
Olank
menambahkan bahwa dengan berlatar belakang spot wisata di kabupaten Maros, film
ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kreatifitas para sineas muda Maros
tapi juga menjadi ajang promosi wisata.
“Ada
beberapa spot yang kita gunakan dan berharap bisa menjadi promosi wisata. PTB,
Bantimurung, lelang-leang dan Biseang Labboro akan jadi tempat pengambilan
gambar kami nantinya.” Lanjutnya.
Selain
menggunakan aktor dan aktris lokal dari kalangan muda, Latoa Film juga melibatkan
kalangan politisi dan akademisi seperti Ketua DPRD Maros, H.A.S. Chadir Syam,
S.IP dan Prof. dr. Muhammad Yusran sebagai pemeran lakon.
Reporter : Ansar Moenang
Editor : A.
Maradja


