Maros.Sulsel- reaksipress.com. Himpunan Pemuda
Mahasiswa Indonesia (HIPMI) maros Raya Komisariat Universitas Muslim Maros
(UMMA) menggelar Musyawarah komisriat
(MUSKOM) yang ke VI di wisma Bayangkara,
Kecamatan Bantimurung pada hari jumat (15/12) hingga Sabtu (16/12).
Musyawarah komisariat yang
dihadiri seluruh kader Hipmi Maros Raya mulai dari jajaran pengurus besar
sampai pengurus komisariat yang ada di setiap kecamatan maupun dari komisariat
kampus yang ada di Kabupaten Maros dan Kota Makassar.
Menurut ketua panitia Tiara Awey kepada
wartawan reaksipress.com di lokasi kegiatan
mengatakan bahwa musyawarah komisariat yang digelar merupakan yang ke VI selama
Hipmi Maros Raya memiliki komisariat di Kampus UMMA Maros.
“Enam tahun sudah umur Hipmi
Maros Raya di Kampus Yapim Maros (UMMA, red) dalam melakukan proses pembentukan
karakter anak bangsa dalam menyongsong Maros ke depan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa tahun ini
HIPMI Komisariat YAPIM akan berganti nama menjadi Komisariat UMMA seiring
dengan perubahan nama YAPIM menjadi Universitas Muslim Maros (UMMA) dan
berharap HIPMI Marosa Raya kedepan akan terus mejadi organisasi mesin kader
untuk perempuan secara khusus.
Hal senada juga diungkapkan Koordinator
Steering Musyawarah, Arfandi, ia mengatakan Musyawarah komisariat ini beda
dengan musyawarah sebelumnya, sebagai
orang yang mendapat tanggung jawab untuk mengawal jalannya musyawarah
“sisi lain saya bangga namun
disisi lain pula perasaan was-was muncul. Khawatir terjadi kericuhan antar
pendukung setiap calon yang bertarung.”.
Namun Ia menyakini bahwa para
calon ketua, merupakan kader petarung dengan intelektualisme dan kebesaran
hati.
"apalagi pada muskom ini
para kandidat sudah menyusun strategi matang sebelum memasuki arena
muskom. Adapun kandidat yang bertarung
pada muskom ini sebanyak 3 orang dan 1 diantaranya adalah perempuan yaitu: Khaedir
dari fakultas pertanian jurusan Agroteknologi (Maros Baru), Fajar dari fakultas
pertanian jurusan Agribisnis (Bantimurung), dan Tiara dari fakultas pertanian
jurusan Agribisnis (Moncongloe). Tiga kandidat yang bertarung merupakan tiga
putra putri terbaik kecamatan yang tidak diragukan lagi kemampuannya dalam
memimpin organisasi." Jelasnya.
Sementara Ketua Umum Pengurus
Besar Himpunan Pemuda Mahasiswa Indonesia (HIPMI) Maros Raya Abustan Djunaedi kepada reaksipress.com mengatakan Muskom ini
merupakan agenda organisasi yang wajib digelar setiap satu kepengurusan dalam
setiap periode. Selain bertujuan untuk
mengevaluasi kinerja pengurus sebelumnya juga bertujuan memilih dan menetapkan
ketua umum baru.
"Apalagi dalam muswarah kali
ini terjadi kompetisi yang sangat luar biasa karena pertarungan antar kecamatan
yang masing masing membawa ego sektoral dengan semangat primordialisme. Apapun
yang mendasari keinginan kandidat bertarung selama itu sesuai dengan Anggaran Dasar
dan Anggaran Rumah Tangga HIPMI Maros Raya semua diperbolehkan." Kuncinya
Reporter
: Achy
Editor :
A. Maradja


