ReaksiPress.Maros. Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten
Maros membuat beberapa daerah seperti Kecamatan Bontoa, Kecamatan Lau dan
kecamatan Marusu mengalami krisis air bersih, hingga menjadi persoalan baru di
tengah-tengah masyarakat.
Perusahaan Daerah Air Minum
Kabupaten Maros yang diharapkan oleh masyarakat sebagai solusi justru mengalami
hal sama, karena beberapa hari terakhir masyarakat mulai mengeluhkan minimnya
suplai air dari perusahaan berplat merah tersebut.
Keluhan ini disampaikan beberapa
masyarakat terkait pasokan air melalui pipa ledeng ke rumah-rumah mereka yang
sangat minim sejak tiga hari tersakhir.
“PDAM harus segera mencari jalan
keluar. Kami sebagai pelanggan ingin ada perbaikan pelayanan.” Keluh salah satu
warga.
Menanggapi hal minimnya pasokan
air ke rumah warga, Dewan Pembina Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten
Maros, SM. Danial, ASQ. S.Kom. menyatakan sangat menyesalkan hal tesebut.
“Ini harus di cari tahu kenapa,
ketika masyarakat sangat membutuhkan air, justru pasokan air berkurang, kalau
alasan kemarau ini kan problem tiap tahun, seharusnya pihak PDAM sudah menyiapkan
antisipasinya.” Katanya disela rapat koordinasi organisasi PWRI di Warkop Citta
Marola, Sabtu (30/09/2017)
Lebih lanjut ia berharap PDAM Maros segera memperbaiki kinerja kedepan dan mencari jalan keluar
atas permasalahan
ini karena air merupakan kebutuhan dasar dan hajat hidup orang banyak.
Reporter : Ansar Moenang
Editor : A.Maradja


