ReaksiPress. Maros. Banyaknya masyarakat
Maros yang hidup dibawah garis kemiskinan membuat Wakil Ketua Lembaga Sosial
Masyarakat KIPFA RI Kabupaten Maros, Abdul Malik, ST. Prihatin dan menyayangkan
pembiaran yang dilakukan pihak terkait.
Ditemui di Warkop Citta Marola, ia
mengatakan bahwa seharusnya pemerintah Kabupaten Maros dan instansi terkait
lebih memperhatikan nasib masyarakat seperti ibu Yuyun dan dua anaknya.
“Kasihan, ibu Yuyun dan dua anaknya yang
masih di bawah umur, harus banting tulang berkeliling untuk sesuap nasi. Orang seperti
ini seharusnya mendapat perhatian dari bapak bupati, dengan program-program
yang menyentuh masyarakat.” Tandasnya.
Reporter :
AS. Malibu
Editor :
A.Maradja


