ReaksiPress.Maros. Desakan
pergantian kepala pasar rakyat Batangase memasuki babak baru ketika perwakilan
warga pasar rakyat Batangase dan didampingi beberapa pengurus LSM KIPFA RI Maros,
menyambangi gedung DPRD Maros untuk melakukan rapat dengar pendapat.
Pada rapat dengar pendapat
yang di laksanakan beberapa waktu lalu, salah satu wakil rakyat di DPRD Maros
berjanji kepada perwakilan warga pasar dan LSM KIPFA RI selaku pendamping untuk
turun langsung meninjau pasar dan mengecek langsung laporan LSM dan warga
pasar.
Namun hingga berita ini
dirilis, legislator yang berjanji akan turun kelapangan belum menepati janji
yang disampaikan pada saat rapat dengar pendapat.
“Kami sangat kecewa, dan
berharap wakil rakyat bisa mendengar aspirasi kami.” Ungkap salah satu warga
pasar.
Warga pasar dan LSM
KIPFA RI Maros tidak hanya mempertanyakan lambannya penanganan pergantian
kepala pasar sesuai permintaan warga, tapi juga menyoroti dugaan adanya
kepemilikan kios/lods di pasar rakyat Batangase oleh beberapa oknum PNS Pemkab
Maros, adanya lods yang disewakan kepada pihak ketiga, serta patut diduga ada warga luar maros
yang memiliki lods.
“masih banyak warga lokal
yang belum mendapat lods, padahal sudah berjualan di pasar ini puluhan tahun.” Tandas
salah satu warga pasar. (KaIs)
Editor : A.Maradja


