ReaksiPress.Maros.
Unjuk rasa bertajuk 121 digelar gabungan beberapa organisasi pemuda dan
mahasiswa Kabupaten Maros, di depan gedung DPRD Kabupaten Maros, Jalan Lanto
Dg.Pasewang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros pada Kamis, (12/1).
Unjuk rasa
yang diikuti oleh SAPMA Pemuda Pancasila Maros, HMI Maros, Ormas Oi Maros,
KomIT maros, HPPMI Komisariat Unhas dan UMI sebelumnya berorasi di simpang tiga
patung kuda dan perempatan jalan Jenderal Sudirman, kemudian melanjutkan unjuk
rasa di depan gedung wakil rakyat.
Orasi di depan gedung DPRD Kabupaten Maros juga
disertai aksi bakar ban sebagai bentuk kekecewaan mereka karena tidak satupun
anggota legislatif yang bersedia menemui para pengunjuk rasa.
Salah satu
poin yang mereka aspirasikan adalah kejelasan tentang beasiswa pendidikan bagi
para pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Maros.
“hingga saat
ini tidak ada kejelasan karena para kepala dinas tidak berani mengambil
anggaran beasiswa itu, tidak adanya regulasi yang jelas dari pusat jadi
penyebabnya” jelas ketua HMI Maros, Arlyansyah di sela-sela aksi unjuk rasa.
“anggaran
500 juta ini menjadi tidak jelas, karena
takut jadi temuan BPK katanya .” Pungkasnya. (AM)

