ReaksiPress.MATRA. Puluhan
kendaraan mengantri di dua lokasi depot SPBU di Pasang kayu untuk mendapatkan BBM
jenis premium. Antrian yang mengular hingga ke jalan trans sulawesi terjadi pada
Kamis (15/12/2016) dimulai sejak pagi sehingga membuat sebagian pegawai dan
pekerja terlambat masuk kerja.
Kelangkaan yang terjadi beberapa
hari terakhir di depot SPBU Ako dan Pasangkayu memaksa sebagian pemilik kendaraan
bermotor membeli Premium eceran yang berada disekitar lokasi SPBU dengan harga
yang relatif lebih mahal. Beberapa pengendara bahkan harus mendorong kendaraan
mereka karena tidak mendapatkan Premium sama sekali.
“Mengantri dari pagi, pas kena giliran
bensinnya habis, terpaksa beli bensin eceran pak, harganya sepuluh ribu per liter,” keluh dr.
Ilham, salah satu warga dari kecamatan pasangkayu.
Antrian kendaraan di lokasi SPBU Ako pada kamis pagi baru berakhir jam 11
siang, Karena persediaan BBM jenis premium telah habis. Sementara itu Humas Hiswana Migas, H.Maulana
yang dihubungi via telepon menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak pengelola
SPBU untuk mencari solusi agar kelangkaan BBM jenis Premium di Mamuju Utara bisa segera teratasi.


