iklan *

BEDAH RUMAH POLRES MAROS BUAT NENEK ISA MENANGIS


Maros.Sulsel- reaksipress.com -Sambil terus menangis bahagia, Nenek Isya mengatakan hal ini kepada tim bedah rumah Angkatan DTT/SMDE Polres  Maros yang telah memperbaiki rumahnya.

Nenek Isya (80) tak henti- hentinya menangis saat melihat rumah yang selama ini ia tinggali di kelurahan borong Kec. Tanralili, Maros dibongkar dan dibangun rumah yang baru dan lebih layak untuk ditinggali.

Pandangannya tak teralihkan dari rumah baru yang sedang dibangun oleh Angkatan 2000 Bintara Polres Maros, Rabu (13/06)

"Saya tidak bisa bilang apa-apa saya hanya rasa itu dalam hati saya syukur kepada Allah SWT. atas anugerah yang luar biasa," ujarnya sambil terus menangis.

Nenek Isya (80) sejak sepeninggal suaminya puluhan tahun yang lalu, dia hidup sendiri, dari pernikahannya telah dikarunia 2 anak namun kedua anaknya berada diperantauan,sehari-hari hanyalah erjualan dipasar Batangase meskipun keuntungan tidaklah cukup memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Nenek Isya pun merasa sangat senang mendapatkan bantuan pembangunan rumah baru, apatah lagi jelang lebaran. Tak hanya rumah, beberapa perlengkapan mulai dapur hingga tenpat tidur, juga diberikan cuma-cuma ke padanya.

Bukannya nenek Isya tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat, berkas nenek ini Isya untuk bantuan sosial pembangunan rumah layak huni sudah sering disetor. Hanya saja, terkendala masalah lahan hibah yang tidak dimiliki oleh nenek malang itu.

“Sudah dapat program Rastra sama KIS. Tapi memang untuk bantuan rumah, terkendala masalah ketersediaan lahan. Aturan bantuan itu memang lahan yang ditempati harus milik pribadi minimal hibah,” kata Lurah Borong, Baduddin.

“Lahan yang ditempati membangun rumah baru saat ini, milik iparnya. Dikasi izin membangun rumah baru di sini karena kasihan,” sambungnya.

Rumah sederhana itu, dibangun dengan luas 5 x 7 meter dengan waktu pengerjaan hanya sekitar 4 hari oleh puluhan anggota Polres Maros dari bintara angkatan tahun 2000 DTT/SMDE. Dana pembangunan sebesar Rp 8,5 juta juga diperoleh dengan cara saweran oleh mereka.

“Prosesnya ini tidak sampai seminggu. Kami mengerjakannya selama 3 hari saja. Uang yang kami kumpulkan dari saweran. Untuk perabotan dan sisa lainnya kami peroleh juga dari letting kami di yang tugas di tempat lain,” kata Ketua angkatan DTT/SMDE, Ipda Siswandi.

Kegiatan persemian Bedah rumah ini, dihadiri langsung Kapolres Maros AKBP yahonas Richard Andrians didampingi kasat Binmas AKP Usman kasim dan Kasipropam Iptu Hamzah.

Reporter : Achi

Maros

sosial

Sul-Sel