Maros.Sulsel-
reaksipress.com -Himpunan Mahasiswa
Islam (HMI) Cabang Butta Salewanggang Maros,
menggelar aksi unjuk rasa di jalan poros Maros-Makassar persimpangan
jalan Jenderal Soedirman- AP. Pettarani dekat patung kuda, Kelurahan Pettuadae.
Selasa (03/04).
Aksi
unjuk rasa dilakukan terkait anjloknya harga gabah petani Maros pasca panen. Sebelumnya
harga gabah di Kabupaten Maros berada dikisaran Rp. 4.800/kg, namun turun
hingga Rp. 3.800/Kg.
Koordinator
lapangan, Jufriadi Juma mengatakan, sebagai daerah berswasembada pangan
seharusnya PEMDA dan pihak terkait juga memperhatikan kesejahteraan petani,
tidak melulu mengejar target stok di gudang bulog.
“Pemerintah
daerah dan Bulog semestinya memberikan harga yang lebih baik, agar
kesejahteraan petani Maros bisa lebih meningkat.”paparnya.
Sementara
Sekretaris Umum HMI cabang Maros Muhammad Ansar menganggap anjloknya harga gabah
merupakan tanggung jawab penuh Perum Bulog yang diberi tugas untuk mengontrol
harga.
“Bulog
mesti memberikan kejelasan terkait anjloknya harga gabah. Kami juga minta
kepada PERPADI agar tidak melarang petani untuk menjual gabah ke luar Maros.” katanya.
Pada
akhir orasi, para pendemo mengancam jika tuntutan mereka tidak diidahkan dalam
tempo 3x24 jam, maka mereka akan turun kembali dengan massa yang lebih besar dan
membawa serta para petani Maros.
Reporter :
Kais
Editor : A. Maradja


