iklan *

MIRIS, BALITA DUA TAHUN DI TURIKALE DIVONIS MENDERITA GIZI BURUK



Maros.Sulsel- reaksipress.com  -Kasus balita yang diduga mengalami gizi buruk menimpa bocah Rasyad (2) yang tinggal di Jalan Makmur Dg. Sitakka, Kelurahan Raya Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, karena meski telah berusia dua tahun lebih ia belum bisa duduk dan berjalan sebagaimana laiknya anak sebayanya.

Ditemui beberapa awak media, LSM dan organisasi PWRI, anak pasangan Tike (25) dan Suryani (21) pada Selasa (06/03) menjelaskan bahwa hingga saat ini ia hanya pernah mendapat bantuan biskuit dan dikunjungi dokter satu kali.

“"Saya pernah ke Puskesmas Turikale, anak saya dibilang mengalami gizi buruk. Lalu saya diberikan biskuit untuk dikomsumsi tiga bulan," katanya.

Sementara, wakil ketua LSM KIPFA RI, Abdul Malik, ST. menyayangkan kejadian itu terulang kembali,

“Seharusnya sejak kejadian kasus gizi buruk yang menewaskan balita di Marana Pemerintah daerah dan semua stakeholder terkait bisa lebih peka.”harapnya.

Senada, Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia Kabupaten Maros, Makmur, HT. yang turut hadir dan memberikan bantuan menganggap apa yang menimpa bocah Rasyad adalah bukti lemahnya sistem kontrol perangkat pemerintah di tingkat bawah.

“Anak ini kan tinggal tidak jauh dari kantor kelurahan, kog pemerintah setempat sampai tidak tau ada kejadian luar biasa yang menimpa warganya.”katanya.

Orang tua Rasyad yang sehari-harinya berjualan mainan berharap ada bantuan dari pemerintah, karena untuk membiayai kesembuhan anaknya mereka merasa tidak mampu.

“Saya hanya ingin anak saya sembuh pak dan bisa bemain seperti anak-anak sebayanya.”kata ibunya dengan sedih.

Reporter : Makmur, HT
Editor      : A. Maradja

Headline

Maros

sosial