Maros Sulsel- www.reaksipress.com
-Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Muslim Maros (UMMA) Angkatan I, menggelar penyuluhan
pertanian di Desa Pattiro Deceng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Selasa (20/02).
Kegiatan penyuluhan pertanian ini
dihadiri oleh masayrakat sekitar, Babinsa, Babinkantibmas, pengurus Bkkbn, dan para kader posyandu yang ada di Desa Pattiro
Deceng.
Kepala Desa Pattiro Deceng,
Kaharuddin dalam sambutannya mengatakan pemerintah setempat dan masyarakat sangat
mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para mahasiswa KKN dari UMMA
“Kegiatan seperti ini dapat memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan
biji rambutan sebagai obat diabetes melitus atau yang biasa kita kenal dengan
penyakit gula,”ungkapnya.
Senada, Koordinator Desa, Arfandi
juga mengatakan kegiatan penyuluhan pertanian ini merupakan kegiatan prioritas mengingat
di Desa Pattiro Deceng banyak sekali buah rambutan dan hampir seluruh
pekarangan rumah masyarakat ditumbuhi rambutan,
“Demi mengantisipasi banyaknya
limbah biji rambutan yang akan dibuang begitu saja maka kami mengedukasi
masyarakat agar menjadikan limbah tersebut sebagai obat gula,”ungkapnya.
"Dalam studi pertanian biji
rambutan ini memiliki khasiat dan manfaat karena mengandung karbohodrat, lemak
dan protein yang mampu memenuhi kebutuhan gizi setiap orang, selain itu biji
rambutan juga memiliki 3 sampai 40% lemak murni, serat, pati, dan stearic acid yang bermanfaat untuk
mengurangi kadar gula dalam darah,” rincinya.
Sementara menurut Abdillah selaku
pengamat pertanian Kabupaten Maros mengatakan biji rambutan memang sangat bagus
untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit diabetes karena tergolong obat herbal
dan mudah didapatkan.
“Tapi juga penting memperhatikan
proses pengolahan karena harus disesuaikan komposisinya kalau perlu di uji lab.”
ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan
penyeluhan dan edukasi kepada masyarakat bisa terus dilaksanakan oleh para mahasiswa
dapat membagi ilmu yang ditedrima dikampus sehingga bisa di iplementasikan dan
sejalan dengan tri dharma perguruan tinggi.
Reporter : Achy
Editor
: A. Maradja


