Maros-Sulsel-reaksipress.com. Pemerintah
Kabupaten Maros kembali menggelar pertemuan sosialisasi perpindahan pedagang pasar Sentral Maros ke Pasar Tradisional Butta
Salewangan di Gedung serba guna Pemkab Maros, Ju’mat (08/12)
Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa pedagang Pasar Sentral
Maros akan menjadi prioritas utama dalam pembagian kios dan lods. Semua
pedagang dipastikan akan memiliki kios dan lods sesuai data yang telah
diverifikasi oleh tim.
“Kami akan melakukan sistem pengundian sehingga kios dan lods akan
ditempati pedagang sesuai hasil undian,” ujarnya.
Bupati juga menyatakan telah memerintahkan Dinas Koperasi UMKM dan
Perdagangan (Kopumda) untuk segera membuka pendaftaran dan pencocokan data
pedagang mulai senin mendatang.
Sementara itu, Dinas Koperasi UMKM dan Pedagangan (Kopumdag) Maros
akan membuka pendaftaran dan pencocokan data pedagang mulai Senin mendatang di
Pasar Tramo. Jika pedagang tidak datang mendaftar, maka dianggap tidak mau menjual
di Pasar Rakyat Butta Salewangang Maros.
Menanggapi hasil pertemuan dengan Buapti, kepada media
reaksipress.com perwakilan pedagang
Nurjaya berharap, Pemkab verifikasi
berkas pedagang dilakukan secara transparan. Dia tidak menginginkan, ada
kecurangan yang merugikan para pedagang.
"Apakah lods dan kios di Tramo mampu menampung
semua pedagang dari pasar sentral. Termasuk kaki lima, apakah mendapat tempat
yang layak dan adil," katanya.
Selain Bupati Maros, turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil
Bupati Maros HA Harmil Mattotorang, Ketua DPRD Maros A.S Chaidir Syam, Kepala
Kejari Maros Eko Suwarni
Reporter :
Ansar Moenang
Editor : A.Maradja


