iklan *

DUA DUSUN DI MAROS BERTAHUN-TAHUN GUNAKAN TIANG LISTRIK BAMBU, KADES DAN PLN TETAP CUEK



Maros.Sulsel- reaksipress.com. Menyedihkan, terletak tidak terlalu jauh dari ibukota kabupaten, dua dusun di Kecamatan Bontoa, bertahun-tahun menikmati listrik hanya dengan menggunakan tiang yang terbuat dari bambu dan kayu.

Dua dusun yakni Dusun Buamata dan Dusun Sikapayya yang terletak di Desa Minasa Upa Kecamatan Bontoa hanya bisa menerima keadaan tersebut karena sudah beberapa kali mereka mengadukan hal tersebut kepada PLN dan Pemerintah daerah namun hingga kini belum ada tindak lanjut. 

Dg. Baco, salah satu warga yang ditemui reporter reaksipress.com  dirumahnya, Ahad (17/12), mengatakan bahwa sudah sangat lama warga Buamata dan Sikapayya bergantung pada bambu dan kayu untuk dijadikan tiang listrik.

“Sudah berulang kali kami keluhkan kepada kepala desa agar menyampaikan ke pihak PLN dan Bupati Maros untuk digantikan tetapi sampai hari ini tidak terealisasi juga,” keluhnya.

"saya sangat berharap kepada pemerintah agar segera membantu kami dalam pergantian tiang listrik,  apalagi ini sudah masuk musim hujan jangan sampai ada warga yang jadi korban dari tiang bambu tersebut," harapnya.

Koordinator Advokasi PB HiPMI Maros Raya, Muhammad Ysuri ketika dimintai tanggapannya mengatakan sangat menyesalkan kondisi tersebut.

"Seharusnya kepala desa minasa upa dapat membantu warganya mendapatkan tiang listrik dari besi dan beton supaya masyarakat bisa hidup nyaman dan tenang bukan hanya sekedar tanda tangan dan menerimah gaji buta,” Pungkasnya.

Dari pantauan di lapangan terlihat beberapa kabel terbentang sangat rendah dan beberapa tiang mulai miring sehingga membahayakan masyarakat apalagi ketika musim hujan tiba.

Reporter : Achy

Editor      : A. Maradja