ReaksiPress.Artikel.
Ahlus Sunnah WallJamaah adalah faham yangberpegang teguh pada Al Qur’an,
hadits, Ijma dan qiyas. Dalam fiqih menganut pada mazhab yang empat, Imam Syafi’i,
Hanafi, maliki, dan Hambali, juga mengikuti Al-asyari dan Al Maturidi dalam
bidang aqidah. Sementara dalam bidang tasauf mengikuti Junaid Al Baghdadi dan
Imam Al Ghazali.”
Ahlus
Sunnah Wall Jamaah hampir diikuti mayoritas umat Islam di Indonesia khususnya
warga Nahdlatul Ulama, karena didalamnya mempunyai beragam konsep yang jelas
dan dilandasi dengan dalil-dalil yang qath’i.
Adapun
salah satu konsep yang terkandung dalam ajaran Aswaja yaitu, Tawasuth, tasamuh,
tawasun, dan amar ma’ruf nahi mungkar.
Tawasuth
(moderat) adalah sebuah sikap keberagaman yang tidak terjebak terhadap hal-hal
ekstrim. Tasamuh adalah sebuah sikap keberagaman dan kemasyarakatan yang
menerima kehidupan sebagai sebuah keberagaman.
Tawazun
(seimbang) adalah sebuah keseimbangan keberagaman dan kemasyarakatan yang
bersedia menghitung berbagai sudut pandang dan kemudian mengambil posisi yang
seimbang dan proporsional, sedangkan amar ma’ruf nahi mungkar mengajak kepada
kebenaran dan mencegah pada kemungkaran.
Dapat
dikatakan, Ahlus Sunnah Wal Jamaah adalah benteng aqidah amaliah warga NU,
dalam menangkal ajaran-ajaran radikal
dan aliran-aliran sesat yang mulai menjamur di Indonesia.
Tantangan
terbesaryang dihadapi warga NU yaitu mewaspadai beberapa aliran yang
akhir-akhir ini mulai berkembang indonesia.
Penulis: Abrar Rahman
Editor : A.Maradja


