iklan *

15 Komunitas Suka Gelar "Lomba Beduk"

Berita Maros : Kegiatan yang diharapkan beri motivasi dan  penghayatan dalam syiar Islam, atraktif  memukul beduk yang merebak di Kab.Maros, mengantarkan sebuah tradisi tahunan di malam tertentu Ramadhan, the history kompetisi  "Lomba Beduk" sebelumnya telah di laksanakan 20 tahun lalu, tarung skill memukul beduk dilaksanakan usai sholat tarwih, merupakan kegiatan  tergelar dibanyak tempat yang berbeda, sebut saja pelaksana kegiatan demikian : HPPMI Maros, The Dekker, Kommunita Lapangan Gollae, Pemuda Marampesu, Anak Muda Pamlek, Remaja Masjid Kassi Kebo', (Karang Taruna Maros gabung warkop dg te'ne), Pemuda Masjid Betang, Masy Bantimurung, Kom Masjid Agung, Remaja Maccopa, juga SMANSA Maros), info tambahan dalam gelar serupa Komunitas Masjid Al-Amin Barandasi juga Kom Remaja Masjid Butta Toa, sungguh banyak pilihan keramaian, Pelaksana tempat yang berbeda dan waktu yang kadang bersamaan, merupakan problem setiap tahun,  piala serta uang pembinaan yang memuaskan bagi sang juara mengisyaratkan gengsi untuk berusaha memenangkan. 

Lomba beduk yang awalnya telah dirintis oleh sekelompok anak muda/ organisasi HPPMI Maros sejak 2005 hingga kini 2018, telah menjadi Tradisi Religi di Maros Butta Salewangang ini_ Riuh hingga malam lebaran beduk di tabuh,  tak ada hal yang sakral dari bunyi benda mirip drum berkulit / tambun itu, sedang anak-anakpun membunyikannya hanya sekedar puas bisa me-produksi bunyi "duk..tak.. du..du..duk" , lalu cekikikan mungkin juga sebagai gambaran puas telah "magganrang" atau memukul beduk.

kompetisi Tabuh  beduk dalam aransement, mulai dari kursi besi rusak, jirojidor dari Africa, sistim dirigent memakai obor api seolah dari zaman bahuela hingga penggunaan kantong kresek_ tepuk tangan dan ruangan ptb yang luas tiba2 me-sesak, demikian semarak dan berdesakan, terlebih bahwa : tiap2 peserta rupannya membawa serta rekan2 sekampungnya atau selokalisasi masjidnya, banjir penonton bikin panitia mengganti pagar darurat dgn tali sebagai ganti pagar pengaman bambu yang telah bobol.

Jangan ke kompetisi Tabuh Beduk sebab  konstruktif produksi irama baru saja ketukan ritme dan temponya  bikinmu berdecak, sungguh harmoni.....__
Reaksi Press_Tulis Kaimuddin Mbck

Maros

Religi