iklan *

WARGA CAMBA AKHIRNYA TEWAS SETELAH KENA SABETAN PARANG

Kapolsek Camba AKP. Andi Alamsyah, SH. mengunjungi korban penikaman (H.Hasrul) di Puskesmas Camba


pelaku yang akhirnya tewas setelah diparangi oleh korban
Maros.Sulsel- reaksipress.com -Tindak pidana penganiayaan berat terjadi di Dusun Lappatalle Desa Benteng Kecamatan Camba Kabupaten antara dua warga dengan menggunakan benda tajam, Kamis (15/03)

Kejadian berawal ketika korban H. Hasrul (45) sedang beristirahat di dalam warung miliknya bersama istrinya, Hj. Herlina (36) tiba-tiba datang pelaku, H. Uddin (65) salah seorang warga Dusun Lappatalle Camba dengan menendang pintu warung dan berteriak mencari orang tua korban.

“Mana bapakmu.”tanya Pelaku dan dijawab oleh Korban “Tidak adaki, keluarki.” Pelaku kemudian mendekati korban dan menedang korban namun korban melakukan perlawanan yang membuat pelaku naik pitam dan menikam lengan kiri korban dengan badik yang dibawanya.

Tak terima dianiaya, korban kemudian berlari masuk kerumahnya dan mengambil parang lalu mengejar pelaku yang telah keluar hendak mengambil sepeda motornya, namun tidak sempat karena korban kemudian memarangi pelaku pada bagian wajah.

Mendapat perlawanan tiba-tiba, pelaku kemudian meninggalkan motornya dan berlari ke dalam hutan, sementara korban meminta pertolongan ke pada warga sekitar untuk membawanya ke Puskesmas Camba.

Bersama warga, Kepala Dusun Lappatalle, Bapak Hamzah kemudian mencari pelaku ke dalam hutan, yang kemudian ditemukan dalam keadaan bersimbah darah akibat luka di bagian wajah. Pelaku kemudian di evakuasi ke Puskesmas Camba untuk mendapatkan perawatan intensif namun sekitar pukul 22.00. wita pelaku dinyatakan telah meninggal dunia.

Mendengar kejadian tersebut, aparat kepolisan dari Kepolisian sektor Camba yang dipimpin langsung Kapolsek Camba, AKP. Andi Alamsyah, SH. Bersama personil Polsek Camba langsung bergerak ke TKP dan melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dan motor dan mencatat keterangan saksi.

Hingga saat ini motif awal kejadian belum diketahui pasti dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan melakukan pengawalan untuk menghindari aksi balas dendam dari kedua belah pihak.

Laporan : Kais
Editor     : A. Maradja

Headline

kriminal

Maros