Maros.Sulsel-
reaksipress.com. Pedagang
Pasar Sentral Maros, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Maros, Jalan
Lanto Dg. Pasewang, Kelurahan Turikale terkait proses perpindahan mereka ke
pasar Tradisional Modern Maros (TRAMO) salewangan, Rabu (20/12).
Polemik perpindahan pedagang Pasar Sentral Maros ke
Pasar Tradisonal Modern Salewangan, terus berlanjut, meskipun proses
perpindahan terus berjalan, namun pedagang pasar menganggap masih ada beberapa
hal yang perlu kejelasan.
Salah satu pedagang pasar mengatakan bahwa data
antara Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Maros dan data penjual di Pasar Sentral
Maros berbeda. Juga beberapa pemilik asli lods/kios tidak mendapatkan formulir
karena dianggap tidak memenuhi syarat, padahal mereka adalah pemilik asli.
Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Maros dari Partai
PAN. H. Amri Yusuf, dalam rapat Dengar Pendapat (RDP) mengatakan siap mengawal
aspirsi masyarakat Pasar Sentral Maros.
Terkait tuntutan para pedagang mengenai komitmen pernyataan
Bupati Maros pada saat sosialisasi di gedung Serba Guna Pemkab Maros beberapa
waktu lalu, yakni apabila pedagang bersedia pindah ke Pasar Tramo maka 2 atau 3
tahun kedepan setelah pembangunan Pasar Sentral Maros rampung, mereka dapat
pindah kembali secara gratis, politisi asal PAN tersebut menyanggupi untuk
menyampaikan langsung ke Bupati.
Reporter : KaIs
Editor :
A.Maradja


