Nasional.Sulteng-
reaksipress.com. Kepala BPKAD Konawe
diduga kuat permainkan anggaran proyek di Konawe. Hal tersebut disampaikan
Pengurus Daerah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Konawe melalui
releasenya, Rabu (13/12)
Ketua GPII
Konawe, Wisnu Tri Saputra mengatakan bahwa Kepala BPKAD dalam hal ini Bendahara
Umum Daerah Kabupaten Konawe patut diduga telah bermain curang dalam
pengelolaan anggaran daerah.
"patut
diduga yang bersangkutan bermain dalam pengelolaan anggaran daerah dalam hal
ini dana proyek. Ada beberapa Indikasi terkait hal tersebut, diantaranya adalah
pencairan anggaran kegiatan pembangunan yang tidak sesuai progres pekerjaan malah dicairkannya."bebernya
Ia juga
menyampaikan bahwa hal tersebut diduga selalu dilakukan terus menerus akibat
kedekatan emosional yang bersangkutan dengan beberapa rekanan.
"Dari
hasil penelusuran kami, diduga ia malah nekat mencairkan anggaran proyek kepada
rekanan hanya karena kedekatan emosional".
Wisnu juga menambahkan
bahwa indikasi lain yakni menahan pembayaran rekanan lain yang justru progres pekerjaan
telah rampung.
"Kami
heran, ada beberapa kontraktor yang ditahan-tahan pencairan dana proyeknya
padahal progres kegiatannya sudah selesai. Diduga penahanan pembayaran atas
pekerjaan yang sudah selesai karena ada permintaan-permintaan khusus".
Ungkapnya
Dugaan
lainnya adalah ada sejumlah anggaran proyek yang dititip ke salah satu Bank
untuk kepentingan mengambil keuntungan bunga bank dan menurut GPII Konawe hal
itu merupakan sebuah penyalagunaan anggaran.
"Kami
akan melaporkan hal ini kepada aparat penegak hukum, termasuk dugaan penitipan
anggaran proyek disebuah bank untuk mengambil keuntungan dari bunga bank
tersebut." Tandasnya. (Ind)
Editor : A.
Maradja


