ReaksiPress.Maros.
Puluhan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Sekolah Tinggi Ilmu
Manajemen (STIM) YAPIM Maros, melakukan aksi unjuk rasa pada Rabu (26/7/2017) di
depan kantor bupati Maros.
Dalam
orasinya massa menuntut tujuh poin termasuk pembubaran KNPI Maros karena dianggap gagal dalam
menfasilitasi aspirasi para pemuda dan mahasiswa dalam penyaluran beasiswa
serta menuntut bupati Maros, HM. Hatta Rahman untuk turun dari jabatannya jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, terkait pemberian
beasiswa oleh pemerintah kabupaten Maros.
Salah
satu peserta aksi demo, fajar Haeruddin mengatakan bahwa demonstrasi
dilakukan untuk mempertanyakan transparansi penyaluran beasiswa untuk pemuda
dan mahasiswa di Kabupaten Maros. mereka menduga ada kongkalikong
antara KNPI Maros dan Pemerintah Kabupaten Maros.
“KNPI
sebagai wadah penyaluran beasiswa, namun hingga saat ini belum ada kejelasan,
padahal sudah lebih setahun dan banyak dari kami yang sudah mengumpulkan
berkas, kalau memang permintaan kami ditolak tolong kembalikan berkas-berkas
kami.” Terangnya.
Mahasiswa
yang akrab disapa Jeri mengatakan bahwa aksi bakar ban di depan pagar
kantor bupati maros, adalah bentuk kekecewaan mereka terhadap pemerintah Kabupaten Maros yang tidak mendengar aspirasi mereka.
“Kami
akan turun kembali dengan massa lebih banyak untuk terus menyuarakan aspirasi
kami.”janjinya.
Reporter : KaIs
Editor : A.Maradja


