![]() |
| Wakil Bupati Maros, HA. Harmil Mattotorang, sedang berdialog dengan perwakilan pedagang pasar sentral maros, disaksikan kepala Kejari Maros, ibu Eko Suwarni |
Maros-Sulsel.www.reaksipress.com. Sosialisasi
perpindahan pedagang pasar sentral Maros ke pasar rakyat Butta Salewangan
Maros, Selasa (28/11/2017) di Gedung serba guna Pemkab Maros, berakhir gagal.
Kegiatan sosialisasi
yang dihadiri Wakil Bupati Maros, HA. Harmil Mattotorang, mewakili Pemkab
Maros, tidak dilanjutkan karena sebagian besar pedagang pasar sentral Maros
meninggalkan ruangan karena kecewa.
Para
pedagang merasa kecewa karena mereka berharap sosialisasi perpindahan mereka di
hadiri langsung oleh bupati Maros, HM. Hatta Rahman.
“terus
terang kami kecewa, kami hadir disini meninggalkan jualan kami karena kami
ingin berdoalog langsung dengan Bapak Bupati, dan karena bapak Bupati tidak
hadir maka kami bersepakat untuk tidak melanjutkan pertemuan ini,” kata Accang
di depan wakil bupati, salah satu pedagang di pasar sentral Maros yang menjadi
perwakilan pedagang pasar.
Perwakilan pedagang
pasar yang lain, menjelaskan kepada www.reaksipress.com
bahwa sebenarnya pedagang pasar hanya ingin transfaransi tentang rencana
perpindahan mereka ke pasar butta salewangan.
“selama ini
tidak ada transafaransi, kami tidak pernah diajak berdialog tentang rencana
ini, sehingga para pedagang tidak tahu bagaimana mekanisme dan aturan
perpindahan ke pasar rakyat.” Beber, Nur Jaya, yang juga perwakilan warga pasar
sentral Maros.
Kepala
Kejari Maros, Eko Suwarni, SH. yang turut hadir dalam sosialisasi berusaha
menenangkan para pedagang, namun para pedagang tetap bersikukuh meninggalkan ruangan
pertemuan.
Reporter :
Ansar, S.Pd
Editor : A.Maradja


